CCTV Bisa Merekam Saat Listrik Mati? Ini Faktanya – Listrik mati menjadi salah satu kondisi yang sering dikhawatirkan pemilik CCTV. Apalagi jika kamera berfungsi untuk mengawasi toko, rumah, gudang, kantor, atau area bisnis yang tetap membutuhkan keamanan saat listrik padam.
Lalu, apakah CCTV tetap bisa merekam saat listrik mati?
Jawabannya: bisa, tetapi CCTV membutuhkan sumber daya cadangan. Tanpa suplai listrik, kamera dan perangkat pendukungnya pada dasarnya tidak dapat terus bekerja seperti biasa.
Jadi, kuncinya bukan pada kameranya saja, melainkan pada bagaimana sistem CCTV mendapatkan daya ketika listrik utama terputus.
Apa yang Terjadi pada CCTV Saat Listrik Mati?
Sistem CCTV biasanya terdiri dari beberapa perangkat yang saling bekerja sama, seperti kamera, NVR atau DVR, switch/PoE, monitor, dan perangkat jaringan.
Ketika listrik utama mati, perangkat-perangkat tersebut juga dapat berhenti bekerja.
Baca Juga: CCTV Mati Saat Listrik Padam? Ini Cara Mengatasinya!
Akibatnya:
- Kamera berhenti mengirim gambar
- NVR/DVR berhenti merekam
- Switch atau PoE bisa kehilangan daya
- Monitor mati
- Akses CCTV dari HP bisa ikut terganggu
Karena itu, memasang kamera saja tidak cukup untuk membuat sistem CCTV tetap aktif saat listrik mati.
Seluruh bagian penting dalam sistem perlu mendapatkan suplai cadangan.
CCTV Tetap Merekam Saat Listrik Mati dengan UPS
Salah satu solusi yang umum digunakan adalah UPS (Uninterruptible Power Supply).
UPS berfungsi menyediakan daya sementara ketika sumber listrik utama terputus.
Gambaran sederhananya:
Listrik PLN → UPS → Perangkat CCTV
Ketika listrik tersedia, UPS memasok daya sekaligus mengisi baterai internalnya.
Ketika listrik tiba-tiba mati, UPS beralih menggunakan baterai sehingga perangkat yang terhubung masih mendapatkan suplai listrik.
Dengan cara ini, CCTV tidak langsung berhenti bekerja ketika listrik padam.
Namun, lama CCTV dapat terus menyala bergantung pada kapasitas UPS dan total beban perangkat yang terhubung.
Apakah Semua CCTV Bisa Menggunakan UPS?
Pada dasarnya, UPS dapat menjadi bagian dari sistem backup daya CCTV, tetapi kapasitas dan konfigurasi perlu disesuaikan dengan perangkat yang digunakan.
Jangan hanya menghitung jumlah kamera.

Perhatikan juga perangkat lain seperti:
- NVR/DVR
- PoE switch
- Switch jaringan
- Router
- Modem
- Perangkat pendukung lainnya
Semakin besar total konsumsi daya, semakin cepat baterai UPS habis.
Jadi, kebutuhan backup untuk sistem dengan 4 kamera tentu bisa berbeda dengan sistem yang memiliki 20 atau 30 kamera.
Berapa Lama CCTV Bisa Menyala Saat Listrik Mati?
Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua sistem.
Durasi backup bergantung pada beberapa faktor, terutama:
1. Kapasitas UPS
Semakin besar kapasitas baterai, semakin besar potensi durasi backup.
2. Total beban perangkat
UPS harus memasok daya untuk perangkat yang terhubung.

3. Jumlah kamera
Semakin banyak kamera yang aktif, kebutuhan daya bisa semakin besar.
4. Perangkat pendukung
NVR, PoE switch, router, dan perangkat lain juga membutuhkan daya.
Karena itu, jangan memilih UPS hanya berdasarkan jumlah kamera.
Hitung total kebutuhan daya sistem terlebih dahulu.
Bagaimana Kalau Listrik Mati dalam Waktu Lama?
UPS memiliki keterbatasan.
UPS sangat berguna untuk menghadapi pemadaman singkat atau memberikan waktu transisi, tetapi baterainya tidak dirancang untuk menyuplai sistem tanpa batas.
Jika listrik mati selama berjam-jam, UPS biasa pada akhirnya akan kehabisan daya.
Untuk kebutuhan backup yang lebih lama, perusahaan dapat mempertimbangkan sistem kelistrikan cadangan lain sesuai kebutuhan, kapasitas sistem, dan kondisi lokasi.
Jadi, ada perbedaan antara:
“CCTV tetap menyala saat listrik mati sebentar”
dan
“CCTV tetap beroperasi selama pemadaman panjang.”
Keduanya membutuhkan perencanaan daya yang berbeda.
Bagaimana dengan CCTV WiFi?
CCTV WiFi tetap membutuhkan listrik.
Istilah WiFi hanya menjelaskan bagaimana kamera berkomunikasi melalui jaringan, bukan berarti kamera tidak membutuhkan daya.
Baca Juga: CCTV WiFi vs IP Camera: Mana yang Lebih Cocok untuk Rumah?
Jika listrik mati dan kamera tidak memiliki sumber daya cadangan, kamera tetap akan berhenti bekerja.
Selain kamera, perangkat jaringan seperti router atau access point juga perlu mendapatkan daya jika Anda ingin tetap mengakses sistem melalui jaringan.
Jadi, sistem backup harus mempertimbangkan kamera sekaligus infrastruktur jaringan yang digunakan.
CCTV dengan Baterai, Apakah Bisa?
Beberapa jenis kamera memang menggunakan baterai sebagai sumber daya.
Model seperti ini dapat tetap beroperasi tanpa listrik PLN selama baterainya masih memiliki daya.
Namun, kapasitas baterai, pola penggunaan, fitur kamera, dan cara pengisian ulang akan memengaruhi lama penggunaannya.
Karena itu, kamera berbaterai dan sistem CCTV dengan UPS memiliki pendekatan yang berbeda.
UPS menjaga perangkat yang terhubung tetap mendapatkan suplai listrik, sedangkan kamera baterai memiliki sumber daya internal sendiri.
Apakah NVR Juga Harus Mendapat Backup?
Ya, jika Anda ingin CCTV tetap merekam.
Ini bagian yang sering terlupakan.
Misalnya kamera masih mendapatkan daya dari UPS, tetapi NVR mati karena tidak mendapatkan backup power.
Kamera mungkin tetap menyala, tetapi rekaman tidak tersimpan ke NVR.
Karena itu, sistem backup harus memperhatikan jalur secara keseluruhan:
Kamera → jaringan/PoE → NVR → storage
Jika salah satu komponen penting kehilangan daya, fungsi sistem dapat terganggu.
Bagaimana Menyiapkan CCTV Agar Tetap Merekam Saat Listrik Mati?
Mulailah dengan menentukan kebutuhan.
Untuk rumah
Anda mungkin hanya membutuhkan backup daya untuk sistem CCTV dengan jumlah kamera yang relatif sedikit.
Untuk toko
Pertimbangkan kamera, NVR, PoE, dan perangkat jaringan yang perlu tetap aktif selama pemadaman.
Untuk gudang atau kantor
Dengan jumlah kamera dan area yang lebih besar, kebutuhan backup daya biasanya perlu dihitung lebih cermat.
Langkah sederhananya:
1. Hitung perangkat yang harus tetap aktif.
2. Periksa kebutuhan daya masing-masing perangkat.
3. Hitung total beban.
4. Tentukan berapa lama sistem harus bertahan saat listrik mati.
5. Pilih kapasitas UPS atau sumber backup yang sesuai.
Dengan cara ini, Anda tidak membeli UPS secara asal hanya karena melihat kapasitas VA yang besar.
CCTV bisa tetap merekam saat listrik mati, tetapi sistem membutuhkan sumber daya cadangan.
UPS menjadi salah satu solusi yang dapat membantu menjaga kamera, NVR, PoE, dan perangkat pendukung tetap aktif selama pemadaman listrik, selama kapasitasnya sesuai dengan kebutuhan sistem.
Yang perlu diperhatikan, jangan hanya memikirkan kamera. Jika tujuan Anda adalah tetap merekam, NVR dan perangkat jaringan yang diperlukan juga harus mendapatkan backup daya.
Jadi sebelum memilih UPS, tentukan terlebih dahulu berapa perangkat yang harus tetap menyala dan berapa lama CCTV perlu bertahan saat listrik padam.
Kalau Anda ingin memastikan sistem CCTV tetap berjalan saat listrik mati, konsultasi sistem DISTCCTV dapat membantu menghitung kebutuhan perangkat dan backup daya sesuai kondisi instalasi Anda.
Jangan tunggu listrik mati untuk mengetahui CCTV ikut mati. Siapkan backup power dari awal.
CCTV dapat tetap merekam saat listrik mati jika sistem dilengkapi sumber daya cadangan seperti UPS atau backup power. Tanpa sumber daya cadangan, kamera dan perangkat perekam umumnya akan berhenti bekerja.
DVR/NVR dapat tetap merekam jika perangkat mendapatkan daya dari UPS atau sumber daya cadangan lainnya. Selain itu, kamera dan perangkat jaringan yang diperlukan juga harus tetap mendapatkan daya agar proses perekaman berjalan.
Perhatikan total kebutuhan daya perangkat yang akan dicadangkan, kapasitas UPS, serta durasi backup yang diinginkan. Selain itu, pastikan perangkat penting seperti kamera, DVR/NVR, dan jaringan mendapatkan daya cadangan agar sistem tetap dapat beroperasi.
Solusi pengadaan CCTV dan Security System terpercaya di Indonesia: Distributor CCTV Indonesia. Tahukah Anda bahwa kamera CCTV yang sudah terpasang pun sebenarnya bisa jauh lebih canggih dari yang Anda bayangkan? Temukan solusi CCTV AI Analytics untuk pabrik, gudang, toko, hingga perkantoran — tanpa perlu ganti kamera.
Diskusikan langsung kebutuhan CCTV Anda dengan tim sales kami melalui WhatsApp DISTCCTV, atau ikuti media sosial kami — Instagram @distcctv dan Facebook Fanspage Distributor CCTV.